Sat. Oct 19th, 2019

Fitec

Economics Review

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi

3 min read

Pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat tumbuh cepat dan juga ada yang perkembangannya lambat. Tentu terdapat berbagai faktor yang mempengaruhinya. Menurut ahli-ahli ekonomi, terdapat beberapa faktor-faktor yang didapandag dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yaitu:

Tanah dan kekayaan alam

Kekayaan alam suatu negara dapat meliputi luas, kesuburan tanah, iklim, cuaca, jumlah dan jenis hasil dari hutan, laut, dan tambang. Pada masa awal-awal perekonomian ditumbuhkan, maka sektor utama yang dapat digarap yaitu pada sektor utama pertanian dan pertambangan. Pada masa awal perekonomian dikembagkan, akan ada hambatan yang dimiliki untuk mengembangan diluar sektor utama. Hal tersebut karena pada awal mengembangkan ekonomi masih terkendala kekurangan modal, tenaga ahli, pengetahuan, pengusaha, terbatasnya pasar dan jenis kegiatan ekonomi, dan rendahnya pendapatan masyarakat, sehingga masih ada kendala untuk menggarap sektor modern. Sumber kekayaan alam yang tersedia menjadi modal yang lebih mudah digunakan untuk kegiatan ekonomi.

Bila suatu negara memiliki kekayaan yang dapat menguntungkan, maka hambatan-hambatan yang terdapat dalam perekonomian akan dapat diatas seiring berjalan waktu dan pertumbuhan ekonomi dapat dipercepat. Selain itu, perekonomian yang membawa keuntungan akan menarik minat pengusaha dari negara lain yang memiliki modal lebih banyak, teknologi dan ilmu pengetahuan, dan lainnya. Sehingga perekonomian tersebut dapat dikembangkan lebih jauh.

Meskipun dalam poin ini memberikan gambaran pentingnya peranan kekayaan alam dalam perekonomian, hal tersebut bukan berarti kekayaan alam sebagai hal satu-satunya yang penting. Pada kenyataannya, negara dengan kekayaan alam minim pun bisa tumbuh dan maju seperti jepang, korea selatan, dan belanda. Belanda memiliki ekonomi yang bermula dari perdagangan, Jepang dan Korea berkembang pesat berawal dari kesuksesan mengembangkan sektor industri yang efisien.

 

Jumlah dan kualitas Tenaga Kerja dan Penduduk

Pertambahan pendudukan dapat memiliki pengaruh positif maupun negative. Meningkatnya jumlah penduduk akan memperbesar jumlah tenaga kerja. Penambahan jumlah tenaga kerja ini mendorong pertumbuhan bila dimanfaatkan untuk menambah produksi. Selain itu, pertambahan jumlah penduduk tersebut membutuhkan peningkatan pendidikan, latihan, pengalaman kerja dan pengalaman, dan sebagai akibat meningkatnya kualitas tenaga kerja tersebut akan mendorong produksi lebih tinggi. Ditambah lagi bahwa pengusaha juga merupakan bagian dari penduduk. Semakin banyak pengusaha dalam suatu negara akan mendorong perekonomian tumbuh. Dari sisi yang lain, dapat juga dilihat bahwa penambahan jumlah penduduk berarti perluasan pasar. Jumlah pendudukan yang besar akan dapat menjadi menjadi pasar yang besar sehingga mendorong pertambahan produksi dan menggairah ekonomi untuk tumbuh.

Dari sisi negative pertambahan penduduk, dapat dilihat dari sisi ketidak seimbangan atau kelambatan pertumbuhan faktor produksi terhadap pertumbuhan penduduk. Akibat buruk pertumbuhan penduduk muncul terutama dihadapi oleh masyarakat yang kemajuan ekonomi belum tinggi tetapi harus menghadapi permasalahan kelebihan penduduk. Jumlah penduduk yang lebih tinggi dibandingkan tingkat pertumbuhan produktivitas penduduk (produktivitas tenaga kerja rendah), hal ini menunjukkan pertumbuhan penduduk yang lebih tinggi berarti beban yang harus ditanggung penduduk suatu negara semakin tinggi sedangkan pendapatan rendah sebagai akibat dari rendahnya produktivitas tenaga kerja. Dengan demikian, pertumbuhan penduduk yang lebih cepat dari tingkat produktivas tenaga kerja, akan terkait dengan rendahnya pendapatan perkapita penduduk. Sehingga kemakmurannya akan menurun.

 

Barang Modal dan Tingkat Teknologi

Barang modal penting dalam mempertinggi keefisienan pertumbuhan ekonomi. Contohnya alat tangkat ikan dan berburu sangat penting dalam menangkat ikan dan berburu, alat pertanian penting untuk cocok tanam. Dalam ekonomi modern peranan modal jauh lebih besar lagi dalam produksi. Selain barang modal, teknologi juga memiliki peran penting dalam mendorong perkembangan/kemajuan barang modal agar lebih baik. Adanya teknologi membawa pada perubahan dan perkembangann barang modal memiliki tingkat produksi yang lebih tinggi. Kemajuan teknologi dapat memberikan efek positif dalam pertumbuhan ekonomi diantaranya:

  1. Kemajuan teknologi dapat mempertinggi keefisienan kegiatan produksi suatu barang. Teknologi membawa dampak dalam menurunkan biaya produksi dan meningkatkan jumlah produksi
  2. Kemajuan teknologi juga dapat mendorong pada penemuan barang-barang baru yang belum pernah ada sebelumnya. Kemajuan tersebut akan menambah barang dan jasa yang dapat dipergunakan masyarakat
  3. Teknologi disisi lainnya juga dapat meningkatkan mutu produk dengan tanpa harus meningkatkan harganya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *