faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi perlu dipelajari untuk memahami apa saja yang membuat pertumbuhan ekonomi berubah. Pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat tumbuh cepat dan juga ada yang perkembangannya lambat. Tentu terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi tersebut. Menurut ahli-ahli ekonomi, terdapat beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi diantaranya:

3 faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi:

1. Tanah dan kekayaan alam sebagai faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi

Kekayaan alam dari suatu negara dapat melingkupi banyak hal termasuk luas wilayah, tanah yang subur, cuaca/iklim, tambang, kekayaan alam dari darat dan laut. Pada masa awal-awal perekonomian ditumbuhkan, maka sektor utama yang dapat digarap yaitu pada sektor pertanian dan pertambangan. Sedangkan untuk mengembang sektor diluar kedua sektor utama pada masa awal mengembangkan perekonomian dianggap akan ada hambatan yang dimiliki.

Hal tersebut karena pada awal mengembangkan ekonomi masih terkendala yang dihadapi seperti kekurangan modal, tenaga ahli, pengetahuan, pengusaha, terbatasnya pasar dan jenis kegiatan ekonomi, dan rendahnya pendapatan masyarakat. Hal-hal tersebut menjadi kendala tersendir untuk menggarap sektor modern. Kekayaan alam yang telah tersedia menjadi modal yang lebih mudah digunakan untuk kegiatan ekonomi.

Bila suatu negara memiliki kekayaan alam yang memberikan keuntungan, maka hambatan-hambatan yang terdapat dalam perekonomian akan dapat diatas seiring berjalan waktu dan pertumbuhan ekonomi dapat dipercepat. Selain itu, perekonomian yang membawa keuntungan akan menarik minat pengusaha dari berbagai negara yang memiliki banyak modal, teknologi dan ilmu pengetahuan, dan lainnya. Sehingga perekonomian tersebut dapat dikembangkan lebih jauh. Oleh sebab itu kekayaan alam menjadi faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi secara potensial.

Meskipun dalam poin ini memberikan gambaran pentingnya peranan kekayaan alam dalam perekonomian, hal tersebut bukan berarti kekayaan alam sebagai hal satu-satunya yang penting. Pada kenyataannya, negara dengan kekayaan alam minim pun bisa tumbuh dan maju seperti jepang, korea selatan, dan belanda. Belanda memiliki ekonomi yang bermula dari perdagangan, Jepang dan Korea berkembang pesat berawal dari kesuksesan mengembangkan sektor industri yang efisien.

 

2. Jumlah dan kualitas Tenaga Kerja dan Penduduk

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi lainnya jumlah tenaga kerja dan penduduk. Pertambahan pendudukan dapat memiliki pengaruh positif maupun negatif. Meningkatnya jumlah penduduk akan memperbesar jumlah potensi tenaga kerja. Dengan penambahan jumlah tenaga kerja mendorong pertumbuhan ekonomi bila dimanfaatkan untuk menambah produksi. Hal ini di jelaskan pula dalam teori produksi Cobb Douglas bahwa tenaga kerja menjadi salah satu faktor pendorong peningkatan peningkatan produksi.

Selain itu, pertambahan jumlah penduduk tersebut membutuhkan peningkatan pendidikan, latihan, pengalaman kerja dan pengalaman, dan sebagai akibat meningkatnya kualitas tenaga kerja tersebut akan mendorong produksi lebih tinggi. Ditambah lagi bahwa pengusaha juga merupakan bagian dari penduduk. Semakin banyak pengusaha dalam suatu negara akan mendorong perekonomian tumbuh.

Dari sisi yang lain, dapat juga dilihat bahwa penambahan jumlah penduduk berarti perluasan pasar. Jumlah pendudukan yang besar akan dapat menjadi menjadi pasar yang besar sehingga mendorong pertambahan produksi dan menggairah ekonomi untuk tumbuh.

Dari sisi negatif pertambahan penduduk, dapat dilihat dari sisi ketidak seimbangan atau kelambatan pertumbuhan faktor produksi terhadap pertumbuhan penduduk. Akibat buruk pertumbuhan penduduk muncul terutama dirasakan oleh masyarakat dengan kondisi ekonomi belum tinggi namun harus menghadapi permasalahan kelebihan penduduk. Jumlah penduduk yang lebih tinggi dibandingkan tingkat pertumbuhan produktivitas penduduk (produktivitas tenaga kerja rendah), hal ini menunjukkan pertumbuhan penduduk yang lebih tinggi berarti beban yang harus ditanggung penduduk suatu negara semakin tinggi sedangkan pendapatan rendah sebagai akibat dari rendahnya produktivitas tenaga kerja.

Dengan demikian, pertumbuhan penduduk yang lebih cepat dari tingkat produktivas tenaga kerja, akan terkait dengan rendahnya pendapatan perkapita penduduk. Sehingga kemakmurannya akan menurun. Jumlah tenaga kerja dan penduduk ini memang bermata dua, satu sisi akan positif bila produktivitasnya tinggi, sebaliknya dapat menjadi beban bila produktivitasnya rendah.

 

3. Barang Modal dan Tingkat Teknologi

Dengan adanya teknologi dan Barang modal dapat meningkatkan efisiensi produksi. Sehingga keberadaan barang modal dan teknologi sebagai faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi akan di rasakan manfaatnya bila teknologi dan modal tersebut mendorong efisiensi dan produktivitas lebih tinggi. Yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas atau output. Contohnya alat tangkat ikan dan berburu sangat penting dalam menangkat ikan dan berburu, alat pertanian penting untuk cocok tanam.

Dalam ekonomi modern peranan modal jauh lebih besar lagi dalam produksi. Selain barang modal, teknologi juga memiliki peran penting dalam mendorong perkembangan/kemajuan barang modal agar lebih baik. Hal ini sejalan dengan teori produksi agregat yang menjadikan modal dan tenaga kerja sebaga faktor produksi. Adanya teknologi membawa pada perubahan dan perkembangann barang modal memiliki tingkat produksi yang lebih tinggi. Kemajuan teknologi dapat memberikan efek positif dalam pertumbuhan ekonomi diantaranya:

  1. Kemajuan teknologi dapat meningkatkan efisiensi dalam kegiatan produksi suatu barang. Teknologi membawa dampak dalam menurunkan biaya produksi dan meningkatkan jumlah produksi
  2. Dampak positif lain dari Kemajuan teknologi juga dapat mendorong penemuan/penciptaan barang baru yang sebelumnya belum ada. Kemajuan tersebut akan menambah jenis barang dan jasa yang dapat dipergunakan masyarakat
  3. Teknologi disisi lainnya juga meningkatkan mutu produk dengan tanpa harus meningkatkan harganya.

 

Bagikan:

Leave a Reply